ETIKA BISNIS
Pengertian
Etika bisnis
merupakan cara melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang
berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat.
Etika bisnis yang
diterapkan di dalam suatu perusahaan akan membantu membentuk nilai, norma serta
perilaku karyawan dan pemimpinnya. Tentunya, setiap perusahaan meyakini bahwa
prinsip menjalankan bisnis yang baik adalah prinsip beretika. Oleh karena itu,
etika tersebut dapat dijadikan sebagai standar atau pedoman bagi semua karyawan
di dalam perusahaan untuk menjadikannya sebagai pedoman dalam bekerja.
Tujuan
Etika bisnis sangat dibutuhkan oleh semua pengusaha baru maupun pengusaha
yang sudah lama terjun di dunia bisnis. Dengan tujuan bagi pengusaha adalah
untuk mendorong kesadaran moral dan memberikan batasan-batasan bagi para
pengusaha atau pelaku bisnis untuk menjalankan good business dan tidak
melakukan monkey business atau dirty business. Hal tersebut dapat
merugikan banyak pihak yang terkait.
Studi Kasus
Studi
kasus 1 : Pembajakan
Pembajakan merupakan kegiatan merebut atau merampas suatu barang yang bukan
haknya. Pembajakan dalam dunia maya seperti pembajakan hak cipta pada film atau
lagu, pembajakan kata-kata, pembajakan akun media sosial, dan lain sebagainya.
Pelanggaran etika pembajakan akun khususnya akun media sosial ini bertujuan
untuk mencuri identitas pemilik akun yang kemudian disalahgunakan demi
kepentingan pribadi.
Studi kasus 2 : Menyebarkan Berita Kebencian
Kasus yang akhir-akhir ini sering ditemui adalah berita yang mengandung
unsur-unsur kebencian terutama dalam kehidupan beragama di media sosial.
Menyebarkan berita kebencian ini berkaitan dengan pemberitaan hoax yang
sebenarnya hanya sebagai opini si penulis berita saja dan berisi pesan
provokasi. Menyebarkan informasi yang mengandung kebencian ini merupakan
pelanggaran etika dalam media sosial yang tertuai pada UU ITE No. 11 Tahun 2008
tentang informasi dan transaksi elektronik, Pasal 28 ayat 2 yang berbunyi:
“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan
informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan
individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama,
ras, dan antargolongan (SARA).”
Kasus 3 : Bullying
Kasus bullying menjadi pembicaraan di kalangan generasi muda. Bullying
merupakan perilaku buruk seseorang yang sengaja dilakukan untuk mengucilkan
orang lain. Bullying biasanya berupa ancaman, intimidasi, kekerasan,
atau pemaksaan kepada orang lain. Bullying tidak hanya dilakukan secara
verbal saja, ada juga yang menggunakan kekuatan fisik untuk memaksa korban agar
menuruti apa yang diinginkan si pelaku bullying. Pelanggaran etika ini
terjadi karena adanya perbedaan kelas sosial, ras, agama, jenis kelamin,
perilaku, penampilan, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kekurangan
seseorang.
Sumber :
1.
https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-tujuan-contoh-dan-manfaat-etika-bisnis-dalam-perusahaan/

Komentar
Posting Komentar